Greenify Your Life

Sterilisasi Media Tanam Anggrek Step by Step Anti Gagal

langkah sterilisasi media tanam anggrek

Sterilisasi media tanam anggrek penting kita lakukan sebelum tancap tanaman, khususnya jika kita memakai bahan baku yang membawa sumber penyakit bagi anggrek seperti cendawan (jamur), gulma, atau pengganggu lainnya. Memang ada beberapa media tanam yang bisa langsung digunakan tanpa harus distresil misalnya adalah arang, hydroton, dan stereofoam karena bahan-bahan tersebut merupakan hasil olahan yang rata-rata tidak membawa sumber penyakit dan benih gulma bagi tanaman anggrek. Lain hal kalau kita pakai pakis, kayu, sabut kelapa, daun kaliandra, dan sphagnum moss (asal hutan) maka hukumnya wajib untuk melakukan sterilisasi.

Anggrek adalah tanaman spesial yang juga butuh perlakuan spesial termasuk didalamnya menyiapkan media tanam yang steril. Dari sekian banyak teknik sterilisasi media tanam anggrek yang bisa dilakukan, kami disini hanya akan membagikan beberapa saja yang paling mudah sobat HIJAO tirukan dirumah.

loading...

Tujuan Sterilisasi Media Tanam Anggrek

Seperti pengertian dari sterilisasi itu sendiri, tujuan sterilisasi media tanam anggrek ditujukan untuk membunuh semua mikro-organisme termasuk spora yang terdapat dalam media tanam itu sendiri. Pun demikian terkadang kita juga melakukan disinfeksi dengan bahan kimia dalam proses sterilisasi seperti yang akan dijelaskan pada poin di bawah.

Kita semua sadar bahwa OPT (Organisme Pengganggu Tanaman) pada tanaman anggrek bisa muncul dari mana saja. Dan terkadang serangannya sangat masif dan sulit dikendalikan apalagi OPT tersebut memiliki ukuran mikro seperti cendawan (jamur), virus dan bakteri yang tidak bisa dilihat langsung dengan mata telanjang. Oleh karena itu, sterilisasi media tanam anggrek merupakan langkah antisipatif untuk siapa saja yang ingin melihat tumbuh kembang anggreknya maksimal baik itu skala kecil maupun besar. Langsung saja berikut adalah langkah-langkahnya.

Tahap Persiapan

Sebelum melakukan proses sterilisasi tentu saja kita harus mempersiapkan media tanam yang ingin disteril. Pada tahap ini media tanam harus dibersihkan dari kotoran maupun benda-benda lain yang tidak diinginkan. Pada tahap ini kita juga bisa mengelompokkan bahan-bahan tersebut secara homogen. Contohnya jika kita menggunakan pakis cacah maka kita bisa menyortir cacahan tersebut berdasarkan bentuk dan ukurannya sehingga didapat dua bentuk olahan, yaitu pakis cacah halus dan pakis cacah kasar. Kemudian masukkan masing-masing ke dalam wadah yang berbeda agar tidak tercampur lagi. Hal ini kita lakukan untuk memudahkan dan mempersingkat waktu di saat kita menata media tanam di dalam pot (media tanam yang mana yang akan kita taruh di dasar pot untuk aerasi dan ventilasi udara dan media tanam mana yang akan kita taruh disekitar perakaran yang notabene harus bisa menjaga kelembapan).

Sterilisasi Media Tanam Anggrek Step by Step

Langkah-langkah yang dibagikan disini bersifat dinamis. Artinya anda bisa mengikuti semua atau mengabaikan beberapa diantaranya jika dirasa media tanam yang ada tidak mengandung pengganggu yang harus dimusnahkan.

  • Sterilisasi dengan Uap Air atau Uap Air Bertekanan Tinggi

Sterilisasi uap air atau dengan uap air betekanan tinggi mampu membunuh semua mikro-organisme pengganggu seperti jamur dan bakteri atau bahkan benih gulma. Sterilisasi uap air bisa dilakukan dengan cara sederhana yaitu menggunakan panci untuk menanak nasi. Untuk cara ini diperlukan waktu yang lebih lama dibandingkan dengan sterilisasi uap air bertekanan tinggi menggunakan autoklaf.

Jika menggunakan autoklaf hanya diperlukan waktu sekitar 15 menit pada tekanan sekitar 15 psi dan suhu di atas 100 derajat celsius. Jika menggunakan panci dibutuhkan waktu yang lebih lama karena didalamnya tidak ada tekanan tinggi dan hanya memanfaatkan suhu panas yang berasal dari uap air. Menggunakan panci dibutuhkan waktu sekitar 45 menit hingga 1 jam agar media bisa steril.

  • Disinfeksi Bakteri Menggunakan Disinfektan

Cara ini umumnya dilakukan dengan merendam media tanam yang sudah bersih ke dalam air yang sudah dicampur dengan bahan kimia yang sifatnya antimikrobial spektrum luas. Berikut adalah beberapa disinfektan yang bisa digunakan untuk steriliasasi media tanam anggrek:

Bahan kimia untuk sterilisasi media tanam anggrek

Jika anda ingin sterilisasi media tanam anggrek menggunakan bahan aktif seperti di atas caranya sangat gampang. Campur bahan aktif seperti yang dicontohkan dengan air bersih dengan dosis 1:1 (1 ml bahan aktif : 1 liter air ). Rendam media tanam selama 12 – 24 jam. Meskipun sejatinya ini adalah proses disinfeksi bakteri, tapi karena bahan-bahan tersebut memiliki sifat yang korosif. Dengan demikian benih-benih gulma pun juga akan mati.

  • Sterilisasi Menggunakan Fungisida dan Bakterisida

Jika 2 pilihan di atas dirasa belum mecukupi, anda bisa melakukan treatmen lagi dengan merendam media tanam ke dalam larutan fungisida dan bakterisida. Larutan fungisida digunakan untuk mengendalikan jamur sementara bakterisida digunakan untuk membunuh bakteri. Ada beberapa jenis fungisida berdasarkan cara kerjanya dan yang bisa dipilih untuk sterilisasi media tanam adalah jenis fungisida kontak. Jenis bakterisida pada produk-produk yang beredar di pasaran kebanyakan memiliki cara kerja disinfeksi (merusak atau menghambat pertumbuhan sel bakteri).

Contoh merek dagang yang bisa digunakan seperti Dithane M-45 (fungisida kontak), AmistarTop (Fungisida Kontak dan Sistemik), dan Agrept 20 WP (bakterisida).

Caranya campur fungisida atau bakterisida dengan perbandingan 1 – 2 gram / 1 – 2 ml fungisida atau bakterisida untuk 1 liter air. Rendam media tanam selama minimal 15 menit.

  • Sterilisasi Hama dengan Pestisida

Pestisida yang dimaksud disini bisa berupa insektisida (racun serangga), moluskisida (racun untuk siput), akarisida (racun tungau) dan lain sebagainya tergantung sasaran OPT yang ingin dibasmi. Penggunaanya sama dengan fungisida dan bakterisida.

Suplai Nutrisi Media Tanam Setelah Steril!

Ketika mencabut anggrek dari tempat asalnya (baca: pindah pot/tempat) maka anggrek bisa saja mengalami stress. Kita semua tidak menginginkan hal itu terjadi. Nah, salah satu trik keberhasilannya bisa kita rangsang dengan menyuplai nutrisi pada media tanam baru.

Nutrisi yang saya maksud disini adalah ZPT (Zat Pengatur Tumbuh). Ada bisa membuat ZPT sendiri dengan bahan-bahan organik atau membeli produk jadi di pasaran. Beberapa merek dagang yang sudah populer seperti Vitamin B-1 (Thailand), Atonik, dan Root-Up (hormon perangsang akar).

Apabila ada kritik, saran & masukan yang ingin disampaikan, jangan lupa isi kolom komentar ya.

Related articles

kulit pinus untuk media tanam anggrek

Kulit Pinus untuk Media Tanam Anggrek: Kelebihan dan Kekurangannnya

Kulit pinus untuk media tanam anggrek sudah diaplikasikan sejak lama. Kulit pinus memiliki keunggulan tersendiri sebagai media tanam anggrek selain yang sudah umum kita jumpai seperti pakis cacah, sabut kelapa, batang kayu maupun arang. Kulit pinus biasanya didapat dari limbah perkebunan pinus. Pohon yang sudah tidak produktif dan sudah tua biasanya akan diremajakan dan disitulah […]

kesalahan dalam memupuk anggrek

Hindari 7 Kesalahan Dalam Memupuk Anggrek Berikut Ini

Kesalahan dalam memupuk anggrek kerap dialami oleh yang baru memelihara tanaman hias eksotis ini. Kesalahan dalam memupuk bisa berakibat buruk terhadap pertumbuhan anggrek, yang seharusnya bisa memberikan bonus bunga yang cantik, yang terjadi malah hanya menunggu dan terus menunggu. Soal penyediaan nutrisi terhadap anggrek ternyata sama sekali berbeda dengan penyediaan nutrisi terhadap tanaman terestris seperti […]

3 Komentar

Tinggalkan Balasan