Greenify Your Life

Pupuk Organik Untuk Anggrek? Apakah Dianjurkan?

pupuk organik untuk anggrek

Merawat anggrek memang penuh dengan tantangan dan keasyikan. Bukan hanya asyik soal keragaman varietasnya, tapi juga bagaimana cara menumbuhkan anggrek agar subur dan membungakannya. Di dalam semua aktifitas itu kita tidak bisa lepas dari yang namanya pemupukan. Dan dalam pemupukan sendiri ada banyak teknik yang bisa dilakukan termasuk penggunaan pupuk organik. Yang menjadi pertanyaan, apakah pupuk organik untuk anggrek itu memang dianjurkan atau hanya trend yang sengaja diciptakan saja? Coba kita bahas dari berbagai perspektif agar bisa menyimpulkan bagaimana sebenarnya pengaruh pupuk organik terhadap tanaman anggrek.

Kita cari tahu terlebih dahulu sebenarnya apa tujuan dari penggunaan pupuk organik untuk tanaman itu sendiri.

loading...

Tujuan Penggunaan Pupuk Organik (Tanaman Secara Umum)

Pupuk organik sudah digunakan sejak lama di berbagai belahan dunia, khususnya untuk tanaman pangan. Beberapa tujuan penggunaan pupuk organik diantaranya adalah memanfaatkan limbah yang terbuang, menjaga kesehatan tanah, dan mengurangi residu bahan kimia pada tanaman pangan sehingga hasil panen lebih sehat dikonsumsi.

Nah, kan anggrek tidak untuk dimakan dan juga tidak di tanam di tanah? Lantas, apa tujuan penggunaan pupuk organik pada anggrek?

Ini yang menarik untuk dibahas. Tapi disini saya tidak akan mengutarakan tentang teori, hanya perspektif saja dari beberapa orang yang sudah makan asam garam di dunia anggrek. Cukup mengejutkan, jika banyak yang mengatakan bahwa penggunaan pupuk organik dilakukan sebagai metode untuk menghemat biaya belanja pupuk. Toh di sekitar kita banyak sekali bahan pupuk organik yang bisa didapatkan dengan harga murah-meriah atau bahkan gratis sama sekali.

Selebihnya, kami tidak menemukan alasan prinsip selain itu karena tingkat eksperimental penggunaan pupuk organik untuk anggrek sangat beragam: lebih beragam dari pada kita harus membedakan kualitas antar pupuk kimia yang ada di pasaran.

Meskipun demikian mereka juga mengakui bahwa pupuk organik cukup aman bagi anggrek sehingga tidak ada efek samping frontal yang merugikan.

Dengan demikian kita bisa menyimpulkan bahwa penggunaan pupuk organik untuk anggrek sebenarnya sah-sah saja, meskipun kadar unsur hara yang terdapat pada pupuk tersebut sulit ditakar / dipastikan.

Pupuk Organik Sebagai Subtitusi Pupuk Kimia

Melihat logika sederhana seperti disampaikan di atas, jelas pupuk organik tidak bisa menggantikan peran pupuk kimia. Meski demikian, pupuk organik bisa menjadi suplemen tambahan atas aplikasi pupuk kimia. Kenapa bisa demikian? Karena pupuk organik terbukti mengandung unsur hara mikro yang cukup lengkap, apalagi pupuk tersebut dibuat dari kombinasi berbagai macam bahan.

Lebih jelasnya anda bisa mempertimbangkan kelebihan dan kekurangan pupuk organik di bawah ini.

Kelebihan dan Kekurangan Pupuk Organik Vs Pupuk Kimia

Kelebihan pupuk organik antara lain adalah:

  • Bahannya mudah didapat dari lingkungan
  • Jarang mengakibatkan kerusakan pada tanaman akibat overdosis pemupukan.
  • Kaya akan unsur hara mikro
  • Memberikan suplai mikroorganisme baik pada media tanam yang terbuat dari bahan organik.
  • Menjadikan tanaman anggrek menjadi lebih kokoh
  • Bisa diaplikasikan bersamaan dengan pupuk kimia atau pestisida

Kekurangan pupuk organik antara lain adalah:

  • Kadar unsur hara sulit diukur
  • Masa simpan relatif lebih singkat (kurang lebih 1 tahun)
  • Butuh pengalaman dan kejelian dalam pembuatan
  • Cukup lambat digunakan untuk recovery (memulihkan) tanaman yang mengalami defisiensi nutrisi.
  • Kurang praktis

Prinsip Pembuatan Pupuk Organik Cair Untuk Anggrek

Pada umumnya pembuatan pupuk organik cair dilakukan dengan cara fermentasi menggunakan bakteri pengurai. Asal dan kondisi mikroorganisme sangat menentukan kesuksesan proses fermentasi. Bakteri terbaik untuk pembuatan pupuk organik cair adalah bakteri yang masih berasal dari satu daerah atau yang kita biasa sebut sebagai mikroorganisme lokal (MOL).

Bahan-Bahan Pembuat Pupuk Organik Cair Untuk Anggrek

Berikut ini adalah daftar bahan organik yang bisa kita fermentasi sebagai pupuk organik cair untuk anggrek:

  1. Kecambah
  2. Rumput laut
  3. Daun kelor
  4. Jagung manis muda
  5. Bawang putih
  6. Bawang merah
  7. Air kelapa
  8. Daun bandotan
  9. Susu
  10. Urine kelinci
  11. Molasses (tetes tebu)
  12. Kentang
  13. Air cucian beras
  14. Teh
  15. MSG (micin)

Masing-masing dari bahan di atas tentu memiliki kandungan berbeda-beda. Kita tinggal memilih saja sesuai dengan kebutuhan anggrek yang akan dipupuk. Misalnya kita sedang mendapati anggrek yang mengalami defisiensi unsur N (nitrogen). Nah, kita bisa memberinya dengan urin kelinci yang telah difermentasi.

Tips Aplikasi Pupuk Organik Bagi Pemula

Biasanya orang yang sudah terlanjur suka merawat anggrek juga senang melakukan percobaan-percobaan, termasuk gonta-ganti pupuk. Dalam aplikasi pupuk kimia semua itu lebih mudah dilakukan dan tidak perlu memikirkan dosis pemakaian karena sudah tertera di kemasan. Untuk pupuk organik lebih sulit karena kita harus mengira-ngira sendiri.

Oleh karena itu dalam mengaplikasikan pupuk organik untuk pertama kali, kita harus selalu memulai dengan dosis paling rendah. Jika tanaman tidak masalah kita bisa meningkatkan sedikit demi sedikit pada aplikasi berikutnya. Langkah ini harus kita tempuh supaya tidak terjadi over dosis pupuk, meskipun bisa dikatakan pupuk organik tidak seganas pupuk kimia jika dipakai berlebihan.

Related articles

pot anggrek tanah liat

Cara Memilih Pot yang Baik untuk Anggrek

Pot yang baik untuk anggrek memiliki beberapa karakter tertentu. Pot tersebut hakikatnya hanya merupakan tempat menempel akar dan sifatnya alternatif. Pot yang baik adalah pot yang mampu memberikan kebutuhan tanaman (khususnya daerah perakaran) anggrek sesuai atau mirip dengan habitat aslinya. Semua jenis anggrek bisa ditanam di pot, tapi tidak semua pot bisa digunakan untuk menanam […]

media tanam anggrek tanah

Berbagai Pilihan Media Tanam Anggrek Tanah / Terestrial

Siapa yang mengira kalau media tanam anggrek tanah (terestrial) yang paling bagus ternyata bukan tanah? Loh kok bisa? kita kupas pelan-pelan ya. Ada banyak jenis anggrek terestrial yang patut kita kagumi keindahan bunganya. Contoh anggrek tanah paling populer di Indonesia diantaranya adalah: Calanthe (triplicata, vestita) Spathoglottis (plicata, pubescens) Epidendrum Vandopsis lissochiloides Paphiopedilum (javanicum, glaucophyllum, lowii, […]

Tinggalkan Balasan