Greenify Your Life

Menanam Kencur Di Polybag Memanfaatkan Lahan Sempit

menanam kencur di polybag

Menanam kencur di polybag merupakan cara praktis dan juga efisien bagi anda yang memiliki keterbatasan lahan. Kencur adalah komoditas bernilai tinggi dengan kebutuhan pasar yang sangat banyak. Berapapun kapasitas yang anda produksi pasti bisa laku terjual, meskipun hanya sekilo. Harga kencur di pasaran cenderung stabil dan bahkan banyak naiknya. 1 kg kencur bisa tembus hingga 60 ribu.

Keuntungan lain dari budidaya kencur di polybag, anda tidak butuh ukuran polybag yang terlalu besar karena rumpun dan rimpang kencur tidak sebesar empon-empon lain seperti jahe, kunyit, dan kapulaga. Intinya kencur sangat pas untuk mengisi lahan sempit agar tetap produktif.

loading...

Meskipun di lahan sempit anda tetap bisa memaksimalkan hasil panen dengan teknik menanam yang tepat. Langsung saja berikut adalah cara menanam kencur di polybag bisa ditempuh.

Mempersiapkan Alat dan Bahan Menanam Kencur Di Polybag

  • Bibit kencur. Di pasar dikenal ada dua jenis kencur, yaitu kencur gunung (rimpang kecil tapi rasa lebih pedas) dan kencur gajah (rimpang lebih besar tapi rasa kurang pedas). Kencur gunung biasa dimanfaatkan untuk jamu dan kencur gajah biasa digunakan untuk bumbu masak.
    bibit kencur gunung
    Bibit Kencur Gunung / Kencur Pedas

    Harga kencur gunung tentu lebih mahal dari kencur gajah. Beli bibit kencur sebelum musim hujan tiba. Bibit ini tidak harus langsung ditanam dan bisa disimpan dahulu untuk beberapa bulan. Simpan di tempat yang kering dengan suhu ruangan agar tidak keburu berkecambah sebelum waktu yang diinginkan.

  • Polybag diameter 35 cm. Pilih polybag grade A karena tidak mudah lapuk kena panas hujan (tahan hingga 2 tahun lebih). Polybag dari plastik daur ulang cepat lapuk dengan masa pakai kurang dari 1 tahun.
  • Media tanam + pupuk dasar berupa pupuk kandang (sapi, ayam atau kambing). Media tanam yang paling bagus adalah tanah. Boleh pakai sekam / sekam bakar, tapi tetap harus ada tanahnya.
  • EM4 atau effective microorganism merek lain. Fungsinya untuk mempercepat penguraian bahan-bahan organik yang terdapat pada media tanam khususnya pupuk dasar.
  • Tetes tebu / molases sebagai campuran EM4. Fungsinya sebagai sumber kalori yang bisa memacu perkembangan mikroba menguntungkan yang terkandung dalam EM4. Baca juga manfaat tetes tebu selengkapnya disini.
  • Alat berkebun seperti cangkul, dsb.

Setelah semuanya disiapkan atau yang penting tersedia dulu, baru lanjut ke langkah-langkah berikut ini.

Mengolah Media Tanam

Seperti yang telah disinggung di atas, media tanam yang paling bagus dan murah-meriah adalah tanah. Pilih tanah yang gembur. Sebelum semuanya dilakukan, persiapan media tanam harus dilakukan sedini mungkin. Dan dengan teknik yang akan dijelaskan, setidaknya media tanam dalam polybag harus ditreatment selama 1 – 2 minggu baru siap ditanami.

Contoh komposisi media tanam:

  • Tanah 3 bagian + pupuk kandang 1 bagian
  • Tanah 3 bagian + sekam 1 bagian + pupuk kandang 1 bagian (sekam bisa ditambahkan jika tanah kurang gembur / sedikit liat).

Campur semua komposisi dan aduk merata. Lebih baik lagi jika bahan-bahan yang bentuknya tidak homogen seperti kotoran kambing bisa dihancurkan dan diayak. Kalau tidak sempat cukup dibersihkan saja. Setelah itu media siap diisikan ke dalam polybag. Tata yang rapi dan kocor menggunakan bakteri pengurai (EM4 + molasses). Dalam rentang waktu 1 – 2 minggu setidaknya beri 2 – 3x kocoran. Setelah minimal 1 minggu media tanam siap ditanami.

Semai Bibit Kencur

Ada cara super hemat yang bisa anda terapkan. Dalam tutorial kali ini kita menggunakan 2 kg bibit kencur untuk 150 polybag diameter 35 cm. Setiap ruas rimpang bisa tumbuh dan dari satu mata titik tumbuh bisa tumbuh beberapa tunas lagi hingga memenuhi polybag.

Caranya adalah sebagai berikut:

  1. Bibit tidak perlu dicuci
  2. Rendam ke dalam larutan fungisida selama kurang lebih 30 menit.

    Gambar langkah no. 2
  3. Tiriskan
  4. Setelah itu siapkan alas dari karung bekas / sak bekas dan beber di tempat teduh dan agak lembab.
  5. Letakkan secara berjajar bibit yang sudah ditiriskan di atas beberan karung. Jangan ada yang menumpuk ya.

    cara semai kencur
    Gambar langkah no. 5
  6. Biarkan selama kurang lebih 1 minggu dan jaga terus kelembabannya. Bibit sudah mulai berkecambah (muncul tunas).
  7. Tunggu hingga keluar akar dan bakal daun
  8. Bibit siap ditanam ke polybag.
  9. Cukup benamkan 1 ruas bibit saja pada setiap polybag. Dari satu ruas itu akan menghasilkan anakan baru siap memenuhi polybag.

Perawatan

Perawatan intensif yang diperlukan hanya penyiraman, karena ini di polybag. Pada saat musim hujan, sekali atau dua kali masa tanam bisa disemprot dengan fungisida untuk mencegah busuk daun akibat serangan jamur karena kelembapan yang terlalu tinggi.

Soal pemupukan karena kita tadi sudah memakai pupuk dasar organik dari kotoran ternak, maka di awal-awal masa tanam tidak diperlukan pupuk sama sekali. Baru nanti setelah 2 bulan bisa diberi pupuk majemuk contonya adalah Urea+TSP+KCL atau Urea+SP36+KCl. Perbandingannya adalah perbandingan 1:1:1 dengan pemberian dosis yang sangat sedikit.

Penanganan Hama

Tanaman dengan nama ilmiah Kaempferia galanga ini cenderung minim hama. Kalaupun ada biasanya dari golongan siput dan belalang yang sama-sama merusak daun. Kalau hama yang dijumpai masih dapat ditoleransi lebih baik hindari penggunaan insektisida dan moluskisida. Cukup ditangani manual seperlunya saja.

Panen

Anda tidak perlu repot-repot menulis jadwal dan memberi tanda merah di kalender kapan waktu panen tiba. Kencur siap panen di usia 6-8 bulan. Jika sudah waktunya daun akan menguning kemudian rontok. Itulah saatnya panen.

Selamat mencoba!

Related articles

merawat tanaman indoor

Tips Cerdas Merawat Tanaman Indoor Agar Tetap Menarik

Di posting sebelumnya kita sudah membahas tentang tanaman apa saja yang bisa ditanam secara indoor, diantaranya sangat cantik di taruh di atas meja. Lainnya bisa ditempatkan di sudut rumah, di samping tempat tidur, atau bahkan di sudut ruang tamu. Nah, untuk merawat tanaman hias indoor seperti yang dicontohkan dalam artikel tersebut diperlukan tips dan trik […]

Manfaat molasses untuk pupuk

(Molasses) Kandungan, Aplikasi dan Manfaat Tetes Tebu untuk Pertanian

Manfaat tetes tebu untuk pertanian sangatlah nyata. Nama lain tetes tebu adalah molasses. Di luar dunia pertanian, molasses biasa digunakan sebagai bahan baku alkohol melalui proses fermentasi, suplemen ternak, bahan baku micin (MSG), kecap dan lain sebagainya. Bahkan, molasses semakin digandrungi sebagai pemanis makanan alami. Gak percaya? Silahkan browsing aja di lapak online ada banyak […]

Tinggalkan Balasan