Greenify Your Life

Jenis Media Tanam Anggrek Serta Pilihan yang Paling Tepat Untuk Si Cantik!

jenis media tanam anggrek

Pada hakikatnya kita hanya bisa tahu mana jenis media tanam anggrek yang paling tepat jika kita mengerti tempat anggrek tersebut tumbuh di habitat asalnya. Dengan cara seperti itu akhirnya para ahli dan penemu bisa mencari media tanam alternatif yang lebih mudah di dapat serta memiliki kemiripan karakter dengan media tanam di habitas asalnya. Seperti yang kita temui dewasa ini, bahkan media tanam untuk anggrek yang dijual di pasaran sangat jauh berbeda dengan apa yang dia tumbuhi di tempat aslinya. Sebagai contoh adalah anggrek epifit yang aslinya hidup menempel pada pohon. Karena berbagai faktor dan pertimbangan kita lebih memilih media tanam yang relatif murah dan mudah di dapat seperti arang kayu.

Pada kesempatan ini kita akan membahas tentang berbagai jenis media tanam anggrek yang paling mudah di dapat serta bagaimana memilih jenis media tanam anggrek yang paling tepat. Pun demikian, pertama dan yang tidak boleh terlewat adalah mengenal jenis anggrek itu sendiri berdasarkan sifat hidupnya.

loading...

4 Jenis Anggrek Berdasarkan Tempat Tumbuhnya

Penggolongan anggrek berdasarkan tempat tumbuhnya dikenal ada empat macam yaitu epifit, terestrial, saprofit dan litofit. Meski demikian, terma epifit, terestrial, saprofit, litofit, dan kawan-kawannya sebenarnya bukan hanya untuk anggrek tapi semua jenis tanaman berdasarkan sifat hidupnya. Langsung saja berikut adalah penjelasan singkatnya.

  • Anggrek Epifit

Anggrek epifit bisa dibilang anggrek yang paling banyak kita jumpai di pasaran, karena perawatannya cukup mudah. Anggrek epifit merupakan anggrek yang aslinya tumbuh menempel pada pepohonan di daerah tropis maupun sub-tropis.  Contohnya adalah Dendrobium, Cattleya, Phalaenopsis (anggrek bulan), Oncidium, Bulbophyllum, Brassavola, Aerides, Encyclia, Acriopsis, Rhynchostylis, Ascocentrum, dan lain sebagainya. Ada banyak spesies dan hibrida dari anggrek-anggrek tersebut, jadi harus jeli cari informasinya jika memastikan salah satu hibrida atau spesia dari jenis anggrek seperti yang dicontohkan.

  • Anggrek Terestrial  (Anggrek Tanah)

Anggrek terestrial biasa disebut sebagai anggrek tanah. Pun demikian anggrek ini tidak benar-benar berakar sampai ke dalam tanah seperti tanaman lain. Ia hanya hidup di permukaan tanah saja. Nama lain dari tipe anggrek terestrial adalah ground orchids. Contonya dari genus Cymbidium ada spesies Cymbidium lancifolium, Cymbidium ensifolium. Misalnya lagi adalah beberapa spesies Paphiopedilum seperti Paphiopedilum javanicum, Paphiopedilum lowii, Paphiopedilum glaucophylum, dsb. Kemudian ada speies anggrek Dipodium ensifolium, berbagaim macam spesies Nervilia dan lain sebagainya.

  • Anggrek Saprofit

Kalau anda belum pernah dengar terma atau istilah tanaman saprofit, untuk jenis tanaman anggrek, maka itu adalah anggrek yang cukup sulit perawatannya. Ia hidup pada organisme yang sudah lapuk dan biasanya tidak memiliki klorofil. Karenanya banyak dijumpai pada hutan lebat wilayah tropis. Lembab dengan intensitas matahari yang sangat sedikit. Contoh paling umum adalah Goodyera dan Macodes.  Karena ia juga hidup di lantai hutan, orang juga sering menyebut sebagai anggrek terestrial.

  • Anggrek Litofit

Contoh paling populer untuk jenis ini adalah Doritis pulcherrima (Phalaenopsis pulcherrima), meski ia juga mampu hidup secara semi-terestrial ataupun diperlakukan sebagai anggrek epifit. Artinya Doritis pulcherrima bisa hidup subur menempel pada pohon, bisa dengan cara teknik taman terestrial dan juga bisa hidup di bebatuan – misalnya pada lereng gunung yang berlumut atau pada batu dekat dengan kayu yang sudah lapuk. Beberapa jenis anggrek terestrial terkadang juga bisa hidup secara litofit seperti Vanda douglas, Arachnis dan lain sebagainya.

Nah setelah kita mengetahui gambaran tentang beberapa tempat tumbuh anggrek di habitas asli, sekarang kita beralih ke ilmu praktis tentang bagaimana kita memberikan perlakuan dengan memilih jenis media tanam anggrek yang tepat.  Langsung saja.

Media Tanam Anggrek Epifit

Berikut adalah beberapa jenis media tanam anggrek epifit yang paling mudah di dapat dan paling umum digunakan di Indonesia:

Pakis Cacah / Pakis Batangan / Pakis Papan

Untuk pot atau tempel

Penggunaan tunggal atau campuran

Bagian keras tanaman pakis andam / pakis sesam

Untuk pot

Penggunaan tunggal atau campuran

Potongan kulit pinus / Batangan

Untuk pot atau tempel

Potongan kulit pinus biasanya hanya untuk media tanam lapisan bawah (pot) alias campuran saja

Arang Kayu

Untuk pot

Penggunaan single atau campuran

Pecahan Genteng / Batu-Bata

Untuk pot

Biasanya digunakan hanya sebagai lapisan bawah pot (memperlancar drainase / pemberat pot plastik)

Cocohips

Untuk pot

Penggunaan single atau campuran

Cocofiber (sabut kelapa)

Untuk pot / tempel / gantung

Penggunaan single atau campuran

Sphaghnum moss

Untuk pot

Penggunaan single atau campuran

Kayu (Batang, Potongan, dsb)

Untuk pot / gantung / tempel

Penggunaan secara tunggal atau campuran

Hydroton / hidroton (Expanded Clay Pebbles)

Untuk pot

Penggunaan single

Styrofoam

Untuk pot Penggunaan campuran (sebagai layer pot paling bawah

Baca juga: Meracik Sendiri Potting Mix Media Tanam Anggrek Epifit

Media Tanam Untuk Anggrek Terestrial, Litofit dan Saprofit

Beberapa contoh media anggrek terestrial, litofit dan saprofit:

Sekam mentah

Sekam bakar

Serasah daun

Humus

Daun pakis andam

Pakis cacah

Pasir malang

Kerikil

Pecahan genteng / batu-bata

Seperti yang telah disinggung di atas, bahwa anggrek terestrial terkadang juga bisa hidup dengan media anggrek litofit. Contohnya adalah anggrek Vanda tricuspidata, Vanda douglas, Arachnis. Meski mereka hidup dengan media sekam, tapi juga tumbuh subur hanya dengan media pasir malang yang notabene memiliki sifat bebatuan kerikil. Misalnya lagi adalah anggrek Eulophia petersii (anggrek gurun) spesies yang sangat tahan kering. Media tanam yang disarankan untuk Eulophia petersii adalah kerikil kecil atau pasir malang.

Related articles

media tanam anggrek tanah

Berbagai Pilihan Media Tanam Anggrek Tanah / Terestrial

Siapa yang mengira kalau media tanam anggrek tanah (terestrial) yang paling bagus ternyata bukan tanah? Loh kok bisa? kita kupas pelan-pelan ya. Ada banyak jenis anggrek terestrial yang patut kita kagumi keindahan bunganya. Contoh anggrek tanah paling populer di Indonesia diantaranya adalah: Calanthe (triplicata, vestita) Spathoglottis (plicata, pubescens) Epidendrum Vandopsis lissochiloides Paphiopedilum (javanicum, glaucophyllum, lowii, […]

kulit pinus untuk media tanam anggrek

Kulit Pinus untuk Media Tanam Anggrek: Kelebihan dan Kekurangannnya

Kulit pinus untuk media tanam anggrek sudah diaplikasikan sejak lama. Kulit pinus memiliki keunggulan tersendiri sebagai media tanam anggrek selain yang sudah umum kita jumpai seperti pakis cacah, sabut kelapa, batang kayu maupun arang. Kulit pinus biasanya didapat dari limbah perkebunan pinus. Pohon yang sudah tidak produktif dan sudah tua biasanya akan diremajakan dan disitulah […]

1 Komentar

Tinggalkan Balasan