Greenify Your Life

Cara Sederhana Membuat Pestisida Nabati Tembakau

pestisida nabati tembakau

Pestisida nabati tembakau secara prinsip bisa digunakan untuk mengendalikan hama serangga (berperan sebagai insektisida) dan juga hama tungau / kutu-kutuan (berperan sebagai akarisida). Bahan aktif yang dikandung oleh daun tembakau adalah nikotin. Nikotin merupakan senyawa kimia neurotoksin (racun saraf) bagi serangga dan kutu-kutuan, efeknya sangat mematikan.

Nah dari ribuan cara pembuatan pestisida nabati daun tembakau, disini kami akan berbagi alternatif paling sederhana dan mudah diaplikasikan. Pada praktiknya ekstrak dari daun tembakau bisa digunakan secara parsial maupun dicampur dengan bahan pestisida nabati lain seperti daun mimba, bawang putih, daun sembung, daun kipahit, dan lain sebaginya tergantung dari hama sasaran yang ingin ditekan populasinya.

loading...

Pahami Dulu Keampuhan Hasil Ekstraksi Nikotin Menggunakan Metode Ala Kadarnya Vs Laboratorium

Untuk mendapatkan senyawa kimia daun tembakau yang berfungsi sebagai pestisida maka cara yang seharusnya dilakukan adalah dengan proses ekstraksi.

Ekstraksi yang tepat dan terukur sebenarnya harus dilakukan di laboratorium dengan metode dan alat-alat yang tepat pula (contohnya adalah teknik maserasi menggunakan etanol / alkohol). Nah, karena kita tidak melakukannya di laboratorium dan hanya memanfaatkan alat sederhana, maka hasil ekstraksi nikotin dari daun tembakau mungkin tidak seampuh produk laboratorium.

Meskipun demikian, efeknya terhadap hama masih tetap bisa dirasakan dan lumayan untuk menghemat biaya dan juga mengurangi dampak penggunaan pestisida kimia. Efek tersebut baru akan terasa setelah aplikasi yang berulang-ulang pada saat terjadi ledakan hama. Jadi kalau pakai metode ala kadarnya ini anda harus terima apa adanya dan harus telaten melakukan penyemprotan.

Pengalaman kami dalam menggunakan pestisida nabati daun tembakau adalah untuk menekan populasi hama tungau pada anggrek (Tenuipalpus pacificus). Hasilnya kelihatan setelah 7 kali aplikasi. Itupun daun tembakau dicampur dengan bahan-bahan lain seperti ekstrak daun mimba dan bawang putih serta dibarengi dengan treatment lain seperti menjaga kelembapan lingkungan dan mengatur sirkulasi udara. Selengkapnya bisa anda baca disini.

Cara Sederhana Membuat Pestisida Nabati Tembakau

Ada dua cara yang bisa dipakai, yaitu:

1. Merendam Daun Tembakau Kering Selama 12 Jam

Daun tembakau kering bisa dalam bentuk apa saja seperti daun tembakau rajang yang dijual di pasar, daun tembakau dari kebun sendiri, ataupun daun tembakau dari putung rokok.

Caranya ambil daun tembakau secukupnya lalu rendam selama 12 jam atau semalaman. Semprotkan pada hama sasaran di waktu yang tepat, yaitu pagi hari sebelum matahari terbit atau sore hari setelah jam 3.

2. Merebus Daun Tembakau

Rebus air hingga mendidih, masukkan daun tembakau secukupnya dan biarkan sebentar sampai baunya keluar. Dinginkan dan air rebusan tersebut siap disemprotkan ke target hama.

Note:

Disini saya sengaja tidak memberikan resep dengan campuran bahan lain. Alasannya insektisida dan akarisida itu memiliki pengertian yang luas. Untuk memaksimalkan fungsi ekstrak daun tembakau tentunya butuh bahan lain. Dan bahan-bahan itu sifatnya dinamis tergantung hama sasaran yang ingin ditekan populasinya. Salah satu campurannya sudah saya sampaikan di atas.

Related articles

Cara Basmi Hama Tungau Pada Anggrek Pakai Akarisida Nabati

Cara basmi hama tungau pada anggrek jika akarisida yang dijual di pasaran sudah tak lagi mempan, alternatifnya adalah kembali ke teknik alami dan organik. Yuk kenali gejalanya dan cara pengendaliannya. Tungau Pada Anggrek di Indonesia Tungau atau yang lebih akrab disebut sebagai kutu yang kerap menyerang anggrek menurut literatur ada beberapa macam, yang paling sering […]

membuat pestisida nabati bawang putih

Cara Sederhana Membuat Pestisida Nabati Bawang Putih

Banyak sekali literatur dan temuan akademisi yang mengungkapkan manfaat ekstrak bawang putih sebagai pestisida nabati. Zat-zat bioaktif yang terkandung dalam bawang putih memiliki sifat repellent (penolak) hingga efek memusnahkan bagi hama. Senyawa aktif yang terkandung bukan hanya berfungsi sebagai insektisida, akan tetapi juga akarisida, fungisida dan bahkan bakterisida. Oleh karena itu jangan heran kalau bumbu […]

Tinggalkan Balasan