Greenify Your Life

Cara Sederhana Membuat Pestisida Nabati Daun Mimba

pestisida nabati daun mimba

Pestisida daun mimba sering dipilih untuk mengendalikan berbagai macam hama pengganggu pada tanaman karena beberapa alasan, salah satunya adalah bahan aktif yang dikandung. Daun mimba maupun biji mimba telah lama diketahui mengandung lebih dari satu senyawa kimia sehingga ekstrak daun / biji mimba bisa dijadikan sebagai pestisida nabati spektrum luas (broad spectrum). Dengan kata lain, ada banyak sekali jenis hama yang bisa dikendalikan dengan pestisida ini. Satu keuntungan lain dari pemakaian pestisida dengan banyak senyawa aktif, yaitu tidak  menimbulkan resistensi (kekebalan) terhadap hama.

Selain itu, senyawa-senyawa kimia yang dikandung oleh daun/biji mimba memiliki cara kerja spesifik, yaitu hanya berpengaruh terhadap hama dan tidak berbahaya terhadap manusia ataupun hewan. Itu dibuktikan dari berbagai penelitian bahwa senyawa aktif seperti azadirachtin tidak berbahaya terhadap mamalia, sehingga sangat ramah lingkungan.

loading...

Senyawa aktif primer yang terkandung dalam biji dan daun mimba yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku pestisida nabati adalah:

  1. Azadirachtin, sangat ampuh mengendalikan hama serangga yaitu hama yang mengalami metamorfosis dalam siklus hidupnya. Cara kerja azadirachtin adalah dengan cara menghambat hormon ecdyson yang tercipta pada saat serangga mengalami metamorfosa. Senyawa aktif ini jugalah yang telah banyak dieksplorasi dan dikembangkan secara lebih profesional dalam bidang pertanian. Sehingga senyawa ini sudah bisa kita beli dalam bentuk murni (95%) dan harganya cukup fantastis. 0.5 mg azadirachtin murni dibandrol dengan harga kurang lebih 2,5 juta rupiah.
  2. Salanin dan Nimbin, adalah dua senyawa lain yang tak kalah populer dari tanaman mimba. Kedua senyawa tersebut memiliki peran sebagai insektisidal dan juga anti-feedant. Bahkan ada beberapa pendapat yang menyatakan bahwa  salanin dan nimbin memiliki kekuatan yang hampir sama dengan zat azadirachtin sebagai insektisida. Didukung oleh anti-feedant yang membuat hama enggan makan.
  3. Meliantriol, merupakan senyawa kimia yang memiliki fungsi sebagai penolak hama (repellent).

Nah, sekarang kita boleh terkejut karena daun dan biji mimba ternyata menyimpan senyawa-senyawa kimia yang begitu bermanfaat dalam dunia agrikultur. Namun, harus diketahui juga bahwa aplikasi pestisida nabati daun/biji mimba terkadang juga tidak manjur, dan itu bisa disebabkan oleh beberapa faktor yang harus dibuktikan melalui penelitian. Untuk pemanfaatan daun / biji mimba secara tradisional, berikut adalah poin-poin yang wajib diketahui terlebih dahulu.

Efektif atau Tidaknya Pesnab Daun Mimba Hommade

resep pestisida nabati daun mimba sederhana

Menjawab keraguan dan juga rasa penasaran, bahwa untuk membuat pesitida yang ampuh dan efektif diperlukan penelitian, teknologi dan metode yang tepat serta pengawasan ketat. Oleh karenanya ketika kita membuat pestisida nabati daun / biji mimba dengan teknik ala kadarnya, maka yang bisa terjadi adalah dua kemungkinan yaitu bisa efektif dan bisa juga tidak. Entah itu karena proses ekstraksi senyawa kimia yang tidak tepat sehingga senyawa yang dihasilkan sangat sedikit, ataupun jumlah senyawa yang terkandung dalam tanaman yang kita ambil daun / bijinya akibat faktor geografis dan bisa juga tanah tempat tumbuh pohon mimba tersebut.

Pengalaman Empiris Menggunakan Pestisida Nabati Daun Mimba

Karena disini saya bukan ahli kimia dan juga ahli agrikultur, maka peran saya disini lebih sebagai konsumen atas informasi yang banyak beredar di masyarakat. Terlepas dari semua teori umum yang diantarnya sudah disampaikan di atas, maka dalam poin ini saya ingin berbagai bagaimana cara membuat pestisida nabati daun mimba (bukan biji mimba) serta aplikasinya pada tanaman anggrek. Anda bisa membacanya pada artikel berikut ini.

Intinya pestisida yang saya buat memang terlihat hasilnya meskipun butuh waktu yang cukup lama (6 x aplikasi baru kelihatan hasilnya) agar hama bisa benar-benar terkendali.

Saya tidak memakai teknik ekstraksi seperti yang kebanyak orang lakukan yaitu dengan merendam daun mimba dan diberi sedikit larutan etanol (alkohol). Memang benar bahwa etanol sering dijadikan pelarut pengganti air dalam proses ekstrak maserasi daun mimba, tapi itu butuh alat dan harus dilakukan di laboratorium.

Karena saya tidak punya akses ke laboratorium maka teknik ekstraksi yang saya lakukan hanya merendah daun mimba yang sudah dihaluskan menggunakan alu ke dalam air biasa selama kurang lebih 12 jam. Hasil ekstraksi sederhana tersebut berupa larutan berwarna hijau dengan bau khas daun mimba yang cukup menyengat dan bisa membuat pusing kalau tidak tahan.

Karena saya telah mempraktikannya berkali-kali, maka saya bisa menyimpulkan bahwa hasil ekstrak daun mimba dengan cara perendaman biasa tersebut masih memiliki efek yang cukup nyata dalam menekan populasi serangga. Hama sasaran yang berhasil saya kendalikan diantaranya adalah belalang, ulat daun, dan kutu anggrek (Tenuipalpus pacificus). Berarti mimba terbukti bukan hanya berperan sebagai insektisida, tapi juga akarisida (mungkin juga bakterisida dan juga fungisida).

Ringkasan Cara Membuat Pesnab Daun Mimba Sederhana

  • Takaran daun mimba yang saya pakai adalah seadanya, semakin banyak semakin baik. Jangan khawatir karena tanaman tidak akan keracunan jika kebanyakan.
  • Pilih daun mimba yang sudah tua
  • Tumbuk daun mimba menggunakan alu sekalian dengan tangkai daunnya. Tumbuk sekedarnya saja dan jangan terlalu halus yang penting sudah muncul buih.
  • Rendam hasil tumbukan selama 12 jam menggunakan air biasa
  • Saring dengan kain dan semprotkan ke hama sasaran atau diencerkan terlebih dahulu untuk menghemat bahan. Jika anda ingin mengencerkan ekstrak kental prinsipnya adalah tambah air sedikit demi sedikit yang penting hasil pengencerannya masih berbau khas ekstrak mimba. Saya biasa mengencerkan 5 liter ekstrak daun mimba dengan 18 liter air.

Seperti yang sudah saya sampaikan di atas, ekstrak daun mimba ini bisa digunakan secara single ataupun dicampur dengan ekstrak bahan pestisida nabati lain seperti bawang putih dan daun tembakau kering untuk meningkatkan efektifitasnya dan juga spektrum hama yang ingin dikendalikan. Misalnya hama sasaran adalah belalang dan siput, maka ekstrak daun mimba ini bisa dicampur dengan ekstrak daun sembung (moluskisida).

Selamat mencoba!

Related articles

membuat pestisida nabati bawang putih

Cara Sederhana Membuat Pestisida Nabati Bawang Putih

Banyak sekali literatur dan temuan akademisi yang mengungkapkan manfaat ekstrak bawang putih sebagai pestisida nabati. Zat-zat bioaktif yang terkandung dalam bawang putih memiliki sifat repellent (penolak) hingga efek memusnahkan bagi hama. Senyawa aktif yang terkandung bukan hanya berfungsi sebagai insektisida, akan tetapi juga akarisida, fungisida dan bahkan bakterisida. Oleh karena itu jangan heran kalau bumbu […]

Cara Basmi Hama Tungau Pada Anggrek Pakai Akarisida Nabati

Cara basmi hama tungau pada anggrek jika akarisida yang dijual di pasaran sudah tak lagi mempan, alternatifnya adalah kembali ke teknik alami dan organik. Yuk kenali gejalanya dan cara pengendaliannya. Tungau Pada Anggrek di Indonesia Tungau atau yang lebih akrab disebut sebagai kutu yang kerap menyerang anggrek menurut literatur ada beberapa macam, yang paling sering […]

1 Komentar

Tinggalkan Balasan